Saat mempertimbangkan handphone kita sering kali mempertimbangkan spesifikasi teknis sebelum memutuskan untuk membeli smartphone. Seringkali di dalamnya kita melihat kapasitas maksimum memory card yang dapat digunakan oleh smartphone tersebut. Pada umumnya hal ini tidak akan masalah ketika kita tidak menggunakan terlalu banyak memory untuk menyimpan data, karena kita dapat menggunakan internal memory yang tersedia, namum akan menjadi masalah ketika apabila kita memiliki banyak file multimedia seperti file poto, musik dan video. Masalah lain yang kita hadapi adalah ukuran aplikasi yang sepertinya semakin membengkak, beberapa game bahkan memerlukan ruang lebih dari 2 GB untuk penyimpanan. Beberapa tahun lalu hal ini akan terdengar tidak masuk akal, gila!
Untungnya saat ini kita memliki bentuk penyimpanan yang dengan ukuran lebih kecil dari ujung jari manusia, dan terus terang, benda ini selalu hilang!-Haha
Perkenalkan MicroSD -Micro Secure Digital Card- benda ajaib yang juga dikenal dengan nama Transflash, adalah adalah bentuk penyimpanan yang umum digunakan untuk kamera, media player, dan smartphone. MicroSD tersedia dalam banyak pilihan kapasitas penyimpanan hingga 512 GB yang tersedia secara umum atau bahkan 2 TB yang masih dalam pengembangan.
Dalam hal ini masalah kadang timbul ketika kita perlu lebih banyak tempat untuk menyimpan data-data tadi, kadang ukuran memory yang kita punya tidak mencukupi sehingga mau tidak mau harus beli lagi. Dan apa yang terjadi jika kita perlu lebih banyak ruang daripada spesifikasi teknis yang disanggupi smartphone kita? 64 GB microSD di smartphone yang hanya mendukung 32 GB?
Jawaban sederhana, hanya ada 2 kemungkinan; Kemungkinan pertama, tidak ada masalah dan smartphone akan berfungsi seperti biasa. Kemungkinan kedua smartphone tidak dapat membaca microSD tersebut. Namun perlu diperhitungkan meskipun smartphone, atau mungkin perangkat lain dapat berjalan tanpa masalah dengan ukuran memory lebih besar, berdasarkan pengalaman lama-kelamaan perangkat dapat menjadi lambat, hang atau berhenti bekerja sama sekali. Bagaimanapun juga, hal ini sangat tidak disarankan karena perangkat smartphone biasanya didesain untuk format dan kecepatan microSD tertentu (akan di bahas dalam artikel selanjutnya). Dan semua hal yang dipaksakan biasanya tidak baik kan?

